MENGASIHI TUHAN SEPERTI BUNDA MARIA
Jumat 22 Agu 2025Pw Santa Perawan Maria, Ratu Jawab Yesus kepadanya: `Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu` (Mat 22:37) Rut 1:1.3-6.14-16.22 Mzm 146:5-10 Mat 22:34-40 ---o---
Yesus mengajarkan bahwa hukum yang terutama adalah mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi (bdk. Mat 22:37). Kasih yang dimaksud bukanlah sekadar perasaan, melainkan sikap hidup yang menempatkan Tuhan di atas segalanya. Dengan hati, kita mencintai-Nya secara pribadi; dengan jiwa, kita menyerahkan seluruh keberadaan kita; dan dengan akal budi, kita mencari kebenaran-Nya dan menaati-Nya. Hal ini dapat kita lihat dalam diri Bunda Maria, yang adalah teladan sempurna dalam mengasihi Tuhan. Bunda Maria menjadi ratu oleh karena persatuannya yang mendalam dengan Yesus, Puteranya. Sebagai Ratu, ia tidak berkuasa untuk dirinya sendiri, tetapi untuk membimbing kita kepada Kristus dengan doa-doa sucinya. Seperti dalam Fiat-nya, Maria mengungkapkan kasihnya kepada Allah dengan seluruh dirinya: hati yang murni, jiwa yang taat, dan akal budi yang percaya. Dengan meneladani Bunda Maria, kita pun dapat senantiasa mengarahkan hidup kepada Tuhan dengan kasih sejati.
Bunda Maria, Ratu Surga, doakanlah kami! (Sr. M. Paula, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.