KEHORMATAN ATAU KERENDAHAN HATI
Minggu 31 Agu 2025Hari Minggu Biasa XXII Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan (Luk 14:11) Sir 3:17-18.20.28-29 Mzm 68:4-7.10-11; Ibr 12:18-19.22-24 Luk 14:1.7-14 ---o---
Banyak orang yang berlomba-lomba untuk mendapatkan kedudukan yang tinggi, baik di pekerjaan maupun di lingkungan masyarakat. Demi mendapatkan kedudukan, orang rela melakukan tindakan kekerasan, penipuan, penyogokan, dsb. Namun, ketika dunia menawarkan berbagai kedudukan dan keuntungannya, Yesus justru menawarkan semangat kerendahan hati, yakni merendahkan diri di hadapan Tuhan dan sesama.
Yesus mengingatkan kita untuk senantiasa memiliki semangat kerendahan hati, bukan karena Ia tidak mampu memberikan kedudukan bagi kita, melainkan karena Yesus mengetahui bahwa kedudukan duniawi dan kenikmatan duniawi hanyalah bersifat sementara. Semakin kita berlomba untuk mengejar kedudukan duniawi, semakin kita menemukan musuh di mana-mana. Sebaliknya, ketika kita memupuk sikap rendah hati, kita akan menemukan bahwa segala kedudukan dan kekuasaan yang kita miliki akan membawa kita pada pengenalan akan kuasa Allah yang melampui kekuatan dunia ini. Yesus tidak melarang kita untuk menerima penghormatan dari orang lain, tetapi kita harus terlebih dahulu menghormati dan menghargai orang lain demi cinta kepada Tuhan, bukan demi kekuasaan itu sendiri. (Yohana Endang) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.