KASIH: BUKAN HANYA SEKEDAR PERKATAAN
Kamis 08 Jan 2026Pesta St. Petrus Tomas, Uskup (O.Carm) Perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya (1 Yoh 4:21) 1Yoh 4:19-5:4 Mzm 72:2,14,15bc,17 Luk 4:14-22a
O.Carm Yeh 34:11-16 Mzm 122:1-9 Yoh 10:11-16 ---o---
Kasih merupakan kata yang umum dalam hidup manusia. Semua orang, baik tua maupun muda, kaya atau miskin, pernah mendengar dan mengalami kasih, contohnya kasih orang tua kepada anak, kasih di antara pasangan suami istri, kasih persahabatan, dan lain sebagainya. Akan tetapi, apakah kasih hanya sekadar perasaan atau kata-kata manis dan lembut kepada orang lain? Kasih, sebagai salah satu kebajikan teologal, memiliki karakteristik yang sama dengan iman.
Menurut Rasul Yakobus, iman tanpa perbuatan adalah mati (Yak 2:17). Iman perlu dinyatakan melalui perbuatan. Demikian juga halnya dengan kasih, kasih tidak cukup diungkapkan dengan kata-kata, tetapi juga harus dengan perbuatan dan dalam kebenaran. Tidak dipungkiri bahwa perkataan lembut dan penuh kasih dapat menjadi sumber penghiburan bagi orang-orang di sekitar kita. Akan tetapi, kasih kepada Allah dan sesama juga perlu diungkapkan melalui tindakan konkret, misalnya melalui doa, menghadiri perayaan Ekaristi, membaca Kitab Suci, menolong sesama yang kelaparan atau membutuhkan pertolongan, mengunjungi mereka yang kesepian atau berduka, dan lain sebagainya. (Sr. M. Serafine, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.