MENJADI TERANG DUNIA
Kamis 29 Jan 2026Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian (Mrk 4:21) 2Sam 7:18-19.24-29 Mzm 132:1-5.11-14; Mrk 4:21-25 ---o---
Yesus tidak pernah berkata, `Jadilah terang yang besar,` tetapi Ia menghendaki agar kita tidak menyembunyikan terang yang telah kita terima dari-Nya. Bahkan terang yang kecil sekalipun dapat mengusir kegelapan, asal dibiarkan bersinar.
Tantangan umat beriman pada zaman sekarang bukan sekedar soal pengakuan iman, melainkan bagaiamana iman itu dihidupi. Banyak orang memilih untuk menyimpan imannya dalam hati, tanpa mewujudkannya dalam sikap atau tindakan nyata. Ada yang merasa enggan memperlihatkan identitas Katoliknya di sekolah, tempat kerja, maupun di media sosial karena takut dinilai berbeda. Ada pula yang rajin beribadah di gereja, tetapi dalam kehidupan sehari-hari tidak mencerminkan kasih, kejujuran, dan pengampunan.
Sebagai umat Katolik, kita semua dipanggil untuk menjadi terang bagi keluarga, lingkungan, dan dunia. Kita dapat menjadi terang ketika mendoakan orang lain dengan tulus, meluangkan waktu untuk pelayanan atau kegiatan komunitas iman, membantu mereka yang miskin dan tersisih, mengampuni orang-orang yang telah menyakiti kita, serta berani bersaksi tentang Kristus melalui teladan hidup sehari-hari. (Sr. M. Laura, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.