#renungan
*RASA HORMAT MANUSIA*
Rabu 04 Feb 2026
_Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku, dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku (Mzm 32:5b)_
Seorang anak takut pulang ke rumah karena telah melakukan kesalahan besar. Ia menunda meminta maaf, karena menyangka ayahnya tidak akan menerimanya. Padahal, sang ayah menunggu dengan pintu terbuka dan hati yang siap mengampuni. Begitulah kasih Allah kepada kita.
Pemazmur menyadari bahwa saat ia mengakui dosanya, Allah tidak akan menghukumnya, melainkan mengampuni. Inilah kekuatan pengakuan yang jujur di hadapan Tuhan: pengampunan yang memulihkan dan membebaskan hati.
Sering kali kita lebih takut pada penilaian manusia daripada Allah. Kita menunda berbuat benar karena khawatir dikritik. Namun, jika hati nurani kita bersih di hadapan Tuhan, maka kita tidak perlu takut akan suara manusia. Allah melihat ketulusan, bukan penampilan.
Tuhan, ajarilah aku untuk hidup dalam kejujuran dan keberanian. Ampunilah dosaku dan kuatkan aku untuk hidup dalam kebenaran, tanpa takut pada penilaian manusia. Amin.
*_Sr. M. Vianne, P.Karm_*
Rabu 04 Feb 2026
2Sam 24:2.9-17 Mzm 32:1-2.5-7 Mrk 6:1-6
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com
*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/B8acoC0NhgwKH2RCMkZXbM
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup