IMAN YANG TIDAK MENYERAH
Kamis 12 Feb 2026Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari Anaknya (Mrk 7:26) 1Raj 11:4-13 Mzm 106:3-4.35-37.40 Mrk 7:24-30 ---o---
Iman perempuan Siro-Fenisia ini luar biasa. Ia tahu bahwa secara budaya dan agama, ia bukan termasuk dalam kelompok yang dianggap `layak` menerima pertolongan Yesus. Namun, ia tetap datang, memohon, dan percaya. Bahkan ketika Yesus seolah menolaknya, ia tidak mundur, melainkan bertahan dalam iman.
Zaman sekarang, banyak orang justru meninggalkan Tuhan saat doa mereka belum dijawab, atau ketika keadaan terasa makin sulit. Sebagian mencari jalan pintas, mengandalkan kekuatan duniawi, bahkan beralih kepada hal-hal gaib demi mendapat pertolongan. Namun, kisah hari ini mengingatkan kita bahwa iman sejati diuji di tengah penolakan dan kesulitan.
Tuhan Yesus melihat hati yang percaya dan tidak menyerah. Dalam kisah ini, iman perempuan itu membawa kesembuhan`tidak hanya secara fisik, tetapi juga menjadi pintu bagi bangsa-bangsa non-Yahudi untuk mengalami kasih Allah.
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk memiliki iman yang tidak mudah menyerah, iman yang datang dengan kerendahan hati dan percaya bahwa Engkau sanggup menolong. Jangan biarkan aku berpaling kepada hal-hal lain saat masalah datang. Amin. (Sr. M. Francella, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.