#renungan
*MENGARAHKAN HATI PADA KEHENDAK BAPA*
Rabu 18 Mar 2026
_Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku (Yoh 5:30b)_
Kata-kata Yesus ini mengajarkan kita untuk hidup dalam ketaatan penuh kepada kehendak Bapa. Keadilan Allah bukanlah hukuman semata, melainkan panggilan untuk hidup dalam kebenaran dan kasih. Selain itu, kita diingatkan akan kenyataan bahwa kelak kita semua akan dihadapkan pada pengadilan Allah yang adil. Dalam pengadilan itu, tidak ada ruang untuk pembenaran diri atau negosiasi, sebab Allah menghakimi dengan adil menurut kehendak-Nya sendiri. Setiap perbuatan kita, baik maupun buruk, akan tampak jelas di hadapan-Nya.
Di masa Prapaskah ini, kita kembali diberi kesempatan untuk menata hati dan bertobat dari segala hal yang menjauhkan kita dari Tuhan. Mungkin ada kebiasaan buruk atau sikap egois yang masih kita pelihara. Mari, dengan rendah hati, kita berusaha meninggalkannya sedikit demi sedikit. Dengan bantuan rahmat Tuhan, kita dimampukan untuk berubah, memperbarui diri, dan mengarahkan hati sepenuhnya kepada-Nya.
Semoga pertobatan yang kita jalani tidak berhenti pada penyesalan, tetapi berbuah dalam kebaikan nyata bagi diri kita sendiri dan bagi sesama. Dengan demikian, kita semakin serupa dengan Kristus yang selalu setia menuruti kehendak Bapa dalam segala hal.
*_Fr. Bruno De Jesu, CSE_*
Rabu 18 Mar 2026
Hari Biasa Pekan IV Prapaskah
Yes 49:8-15 Mzm 145:8-9.13-14.17-18; Yoh 5:17-30
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com
*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup