#renungan

*MENEMUKAN IDENTITAS KITA DALAM KASIH ALLAH*

Jumat 20 Mar 2026

_Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku (Yoh 7:29)_


Pernyataan Yesus yang sederhana ini kembali mengingatkan kita bahwa seluruh hidup dan karya-Nya bersumber dari relasi-Nya yang begitu dekat dengan Bapa. Yesus datang bukan untuk menjalankan kehendak-Nya sendiri, melainkan untuk mewujudkan kasih Bapa bagi dunia. Di balik kata-kataNya, kita melihat kerendahan hati dan ketaatan Yesus kepada Bapa yang mengutus-Nya.

Bagi kita yang hidup di zaman ini, sabda tersebut menjadi ajakan untuk kembali menyadari dari mana kita berasal dan ke mana tujuan kita. Di tengah hiruk-pikuk dan tekanan hidup, kita seringkali kehilangan fokus dan jati diri. Yesus mengajak kita untuk menemukan kembali identitas kita sebagai anak-anak Allah dan menjalani hidup sebagai sebuah perutusan. Seperti Yesus yang tetap setia kepada Bapa meskipun ditolak dan diragukan, kita pun dipanggil untuk tetap teguh dalam iman dan menjadi tanda kasih Allah di mana pun kita berada.

Ketika kita merawat relasi dengan Allah melalui doa dan Ekaristi, kita akan semakin dimampukan memahami kehendak-Nya dan menjalani hidup dengan lebih jernih. Semoga sabda ini meneguhkan kita untuk hidup dekat dengan Bapa dan dengan setia mewujudkan kasih-Nya dalam tindakan sederhana yang kita lakukan setiap hari.

*_Fr. Euphrasius Vigilius, CSE_*

Jumat 20 Mar 2026
Hari Biasa Pekan IV Prapaskah
Keb 2:1.12-22 Mzm 34:17-21.23; Yoh 7:1-2.10.25-30

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup