#renungan

*SERAHKAN SEMUANYA PADA TUHAN*

Sabtu 21 Mar 2026

_Tetapi, TUHAN semesta alam, yang menghakimi dengan adil, yang menguji batin dan hati, ... kepada-Mulah kuserahkan perkaraku (Yer 11:20)_


Sebagai manusia, kita tidak dapat menutup telinga terhadap kenyataan bahwa ada orang di sekitar kita yang tidak menyukai kita, yang menyakiti hati kita, menganiaya, atau bahkan menjelekjelekkan kita. Dalam menghadapi situasi seperti ini, kita dihadapkan pada dua pilihan: membalas perbuatan mereka atau mengampuni mereka dengan menyerahkan segala rasa sakit dan luka itu kepada Tuhan.

Nabi Yeremia mengalami situasi serupa ketika ia menghadapi ancaman yang dapat menimbulkan penderitaan bagi dirinya di Anatot. Dalam menghadapi ancaman tersebut, Yeremia memilih untuk menyerahkan seluruh perkaranya kepada Tuhan, melihat penderitaan yang dialaminya sebagai ujian yang menguatkan batin dan hatinya.

Dari pengalaman Nabi Yeremia, kita diajak untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Sebaliknya, kita dipanggil untuk menyerahkan orang-orang yang menyakiti kita kepada Tuhan, mendoakan mereka, dan membiarkan Tuhan yang bekerja. Selain itu, kita juga diajak untuk berdoa agar hati dan batin kita dikuatkan dalam menghadapi realitas kehidupan, sehingga kita semakin setia mengikuti kehendak Tuhan.

*_Fr. Frederick de Jesu, CSE_*

Sabtu 21 Mar 2026
Hari Biasa Pekan IV Prapaskah
Yer 11:18-20 Mzm 7:2-3.9-12 Yoh 7:40-53

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup