FIRMAN KRISTUS, KOMPAS MENUJU HIDUP KEKAL
Kamis 26 Mar 2026Hari Biasa Pekan V Prapaskah Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya (Yoh 8:51) Kej 17:3-9 Mzm 105:4-9 Yoh 8:51-59 ---o---
Yesus menyampaikan sebuah janji yang sangat berarti bagi iman kita. Ia berbicara bukan tentang kematian fisik, melainkan tentang maut rohani, yaitu keterpisahan dari Allah. Ketika kita menuruti firman-Nya, kita hidup dalam rahmat yang menuntun kita menuju hidup kekal.
Menuruti firman berarti membuka hati terhadap Sabda Allah dan membiarkan Sabda itu membentuk hidup kita melalui doa, Kitab Suci, dan sakramen. Hal ini dapat digambarkan seperti seorang pelaut yang mengarungi laut luas dengan hanya mengandalkan kompas. Ombak dan angin tidak serta-merta menghilang, tetapi kompas itu menuntunnya ke arah yang benar. Demikian pula, firman Kristus menjadi kompas rohani yang menuntun kita melewati badai kehidupan menuju pelabuhan yang aman, yakni hidup kekal bersama Allah. Kita mungkin akan mengalami kesulitan, tetapi kita tidak kehilangan arah.
Janji Yesus mengajak kita untuk menanggapi SabdaNya dengan ketaatan yang penuh kasih. Di tengah berbagai ketidakpastian dunia, kiranya kita tetap tinggal dalam firman-Nya, sehingga hidup kita dipenuhi terang dan harapan yang tidak pernah padam. (Sr. M. Odilia, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.