MEMBUKA DIRI BAGI RENCANA KASIH ALLAH
Minggu 29 Mar 2026Hari Minggu Palma Mengenangkan Sengsara Tuhan Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib (Flp 2:8) Perarakan Mat 21:1-11;
Yes 50:4-7 Mzm 22:8-9.17-20.23-24 Flp 2:6-11; Mat 26:14 - 27:66 ---o---
Ketika kita merenungkan kisah sengsara Tuhan kita Yesus Kristus berdasarkan bacaan Injil yang kita dengar hari ini, setidaknya ada dua hal yang dapat kita hayati. Pertama, kita disadarkan akan kasih Allah yang begitu besar sehingga kita lebih memilih mengizinkan Kristus yang menderita itu hidup dalam diri kita dan mengambil alih kendali hidup kita, agar kehendak dan rencana-Nya terlaksana dalam hidup kita. Kedua, kita diingatkan akan kemungkinan memilih jalan yang berlawanan, seperti Yudas Iskariot yang menutup diri terhadap rencana kasih Allah dan lebih memilih mengutamakan kepentingan diri sendiri, bahkan sampai menyerahkan Kristus untuk dibunuh. Pilihan ini nyata dalam hidup kita ketika kita membiarkan ego dan ambisi menyingkirkan kehadiran Tuhan. Maka, marilah kita memohon rahmat Allah, agar kita dianugerahi hikmat Allah dan dikuatkan untuk lebih memilih membiarkan kehendak dan rencana Tuhan Yesus berlaku dalam hidup kita. (Rm. Timothy, CSE) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.