TIDAK BERSIKAP MUNAFIK
Senin 30 Mar 2026Hari Senin dalam Pekan Suci Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri (Yoh 12:6a) Yes 42:1-7 Mzm 27:1-3.13-14 Yoh 12:1-11 ---o---
Pada hari ini, Injil menampilkan sosok Yudas Iskariot dengan sikap munafiknya. Ia mengkritik tindakan Maria, saudara Lazarus, yang meminyaki kaki Yesus dengan minyak narwastu yang sangat mahal. Akan tetapi, Yesus mengetahui isi hati Yudas dan menyadari bahwa kritik itu lahir dari keserakahan, bukan kepedulian.
Tanpa kita sadari, terkadang kita pun bersikap seperti Yudas Iskariot. Kita mengajarkan hal-hal yang baik kepada sesama, tetapi kita sendiri tidak melakukannya. Kita mungkin melakukan berbagai perbuatan baik, namun dengan motivasi yang tidak murni. Atau kita terlalu sibuk mengkritik kelemahan sesama, tetapi lupa melihat kelemahan diri sendiri. Allah mengetahui isi hati kita; Ia mengetahui setiap motivasi dari perbuatan yang kita lakukan.
Di awal Pekan Suci ini, marilah kita memeriksa kedalaman hati kita. Apakah kita sudah sungguhsungguh jujur di hadapan Tuhan? Atau justru kita masih sering bersikap munafik seperti Yudas Iskariot? Marilah kita datang dengan kejujuran di hadapan Tuhan, mengakui segala kelemahan dan dosa kita, serta berusaha untuk memperbaiki diri agar menjadi semakin indah di hadapan-Nya. (Sr. M. Innocentia dari Salib, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.