BELAJAR MEMPERBAIKI HIDUP BERSAMA TUHAN
Rabu 08 Apr 2026Hari Rabu Dalam Oktaf Paskah Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah (Kis 3:3) Kis 3:1-10 Mzm 105:1-4.6-9 Luk 24:13-35 ---o---
Seorang anak pulang ke rumah dengan sepeda yang rusak. Dengan nada kesal, ia segera meminta uang kepada ayahnya untuk memperbaiki sepeda itu, sambil terus mengomel karena kejadian yang dialaminya. Sang ayah memandang anaknya dengan sabar dan berusaha menenangkannya, tetapi si anak tetap mendesak agar keinginannya segera dipenuhi. Akhirnya, sang ayah mengajak anak itu melihat bersama bagian sepeda yang rusak dan mengarahkan anaknya untuk memperhatikan kerusakan tersebut, lalu mengajaknya memperbaikinya bersama-sama.
Demikian pula dalam keseharian hidup, kita sering menginginkan jalan yang paling mudah tanpa sungguh memahami apa yang sebenarnya kita butuhkan. Ketika relasi tidak berjalan sesuai harapan, kita mudah menyerah; ketika anak bermasalah, kita cenderung mencari jalan pintas; ketika usaha gagal, kita cepat menyalahkan orang lain. Dalam doa pun, kita kerap berharap agar persoalan segera diangkat begitu saja. Namun, Tuhan melihat lebih dalam dari sekadar permintaan lahiriah. Ia ingin membentuk hati kita, memberi kekuatan, harapan, martabat, serta keberanian untuk bertumbuh. Tuhan mengajak kita untuk tenang, melihat akar persoalan, dan memperbaikinya bersama-Nya. (Sr. M. Martha, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.