MENJADI SALURAN BERKAT DALAM HAL-HAL SEDERHANA
Jumat 17 Apr 2026Hari Biasa Pekan II Paskah `Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?` (Yoh 6:9) Kis 5:34-42 Mzm 27:1.4.13-14 Yoh 6:1-15 ---o---
Lewat mujizat penggandaan roti dan pemberian makan kepada lima ribu orang, Yesus hendak mengajarkan kita bahwa Allah berkenan melibatkan manusia dalam karya-Nya. Dengan kuasa-Nya, Tuhan mengubah persembahan yang kecil menjadi karya yang besar.
Dalam kehidupan kita sehari-hari, begitu banyak orang yang `lapar` dan `haus`, bukan hanya karena kekurangan makanan atau minuman, tetapi juga karena kekosongan rohani, kehilangan arah, atau luka batin yang memerlukan penghiburan.
Tuhan Yesus menunggu kita untuk menjadi perpanjangan kasih-Nya. Ia tidak menuntut karya spektakuler, tetapi kesetiaan dalam tindakan sederhana: segelas air bagi yang haus, pakaian bagi yang kedinginan, kunjungan bagi yang kesepian, hiburan bagi yang putus asa, atau pengampunan bagi mereka yang melukai hati kita. Melalui tindakan kecil ini, kita membawa cahaya Kristus kepada dunia.
Ketika kita memberikan diri dalam pelayanan, kita tidak pernah sendirian. Rahmat Tuhan selalu menyertai, menuntun, dan menyempurnakan kekurangan kita. Ia mengambil persembahan kecil kita dan menjadikannya sarana keselamatan bagi banyak jiwa. (Sr. M. Irena, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.