SANTAPAN ROHANI UNTUK JIWA
Kamis 23 Apr 2026Hari Biasa Pekan III Paskah Akulah roti hidup (Yoh 6:48) Kis 8:26-40 Mzm 66:8-9.16-17.20 Yoh 6:44-51 ---o---
Bayangkan jika ada seseorang yang pulang kerja dalam keadaan letih dan lapar, kemudian ia duduk di meja makan, dan suapan pertama membuatnya hangat, kuat, dan segar kembali. Kita pasti yakin, bahwa makanan yang ia makan itu tidak sekadar mengenyangkan, tetapi memulihkan tenaganya yang hilang karena seharian telah bekerja keras.
Demikian juga pengalaman kita dengan Tuhan. Hidup sering kali melelahkan, entah karena tekanan pekerjaan, keluarga, kecemasan, atau pencarian makna hidup. Kita mencoba `mengisi` diri dengan hiburan atau pencapaian, tetapi itu hanya memberi kepuasan sesaat.
Yesus berkata, `Akulah roti hidup.` Dalam Ekaristi, kita menerima bukan sekadar makanan rohani, tetapi Dia sendiri yang memulihkan keletihan, kecemasan, dan kehampaan kita dengan kasih dan kekuatan. Ekaristi bukan sekadar ritus mingguan, tetapi tempat kita pulang, dipulihkan, dan disatukan sebagai keluarga Allah.
Roti Hidup yang kita terima memberi kekuatan untuk menjadi saksi kasih Kristus di rumah, sekolah, tempat kerja, dan masyarakat. Semoga setiap Komuni mengingatkan kita bahwa Kristus ingin berkarya dalam hidup kita, membarui hati, dan meneguhkan langkah kita untuk mengikuti-Nya setiap hari. (Sr. M. Karla, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.