#renungan

*MENGGANTI PENGHAKIMAN DENGAN KASIH*

Rabu 29 Apr 2026

_Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya (Yoh 12:47b)_


Ada seorang pemuda yang selalu merasa dirinya benar dan menganggap dirinya sempurna. Namun, kenyataannya ia gemar mencari-cari kesalahan orang lain, mencampuri urusan pribadi, dan mudah menghakimi. Tanpa ia sadari, ia hidup di hadirat kesalahan orang lain dan bahkan mungkin dosa-dosa orang lain, bukan hidup di hadirat Allah.

Sikap ini bertentangan dengan teladan Yesus yang tidak pernah menghakimi; bahkan para pendosa pun ingin diselamatkan-Nya. Karena itu, kita pun diajak meneladani Yesus. Ketika melihat teman, saudara, atau orang di sekitar kita melakukan kesalahan dan jatuh dalam kelemahannya, lebih baik kita memberi nasehat yang baik, mendoakan, dan menuntun mereka ke jalan yang benar, bukan menjadikannya bahan gosip atau kesempatan untuk menjatuhkan.

Kita membutuhkan rahmat Tuhan, sebagaimana Santa Katarina dari Siena yang dipenuhi cinta ilahi. Semoga cinta yang sama menggerakkan kita untuk berbuat baik, saling mengasihi, menasihati, dan menolong mereka yang jatuh. Ingatlah, kita bukan hakim; segala kebaikan berasal dari Tuhan, dan tanpaNya kita pun dapat jatuh dalam dosa, bahkan mungkin yang lebih besar.

*_Sr. Anselma, P.Karm_*

Rabu 29 Apr 2026
Pw. St. Katarina dari Siena, Perawan dan Pujangga Gereja
Kis 12:24 - 13:5 Mzm 67:2-3.5-6.8 Yoh 12:44-50

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup