#renungan
*SUPAYA MEREKA MENJADI SATU*
Rabu 20 Mei 2026
_Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita ( Yoh 17:11b)_
Pada hari ini Yesus berdoa bagi murid-murid-Nya. Ia mengetahui apa yang akan terjadi dan dialami oleh mereka. Karena itu, sebelum meninggalkan para murid di dunia yang penuh tantangan, Yesus telah terlebih dahulu mendoakan mereka.
Pada hari ini pula Yesus berdoa bagi kita semua. Ia mengetahui kerapuhan kita. Oleh sebab itu, Ia berdoa agar para murid pada waktu itu, dan juga kita pada masa sekarang, tetap bersatu, sama seperti kesatuan antara Bapa dan Anak. Sebagai anak-anak Allah, kita perlu menyadari dan bertanya pada diri sendiri: Apakah kita pernah berdoa bagi orang lain dengan tulus hati? Apakah kita memiliki hati seperti hati Yesus?
Kesatuan bukan sekadar kerukunan secara lahiriah, melainkan kesatuan hati, tujuan, dan kasih. Kesatuan juga bukan semata-mata hasil kedewasaan emosional, melainkan karya ilahi yang terjadi ketika kita memberi ruang bagi Tuhan untuk bekerja di dalam diri kita. Di tengah perbedaan karakter, latar belakang, dan pemikiran, kita dipanggil untuk tetap satu di dalam Kristus. Karena itu, marilah kita bertanya pada diri sendiri: Apakah aku memelihara persatuan, atau justru menjadi sumber perpecahan?
*_Sr. M. Assunta, P.Karm_*
Rabu 20 Mei 2026
Kis 20:28-38 Mzm 68:29-30.33-36; Yoh 17:11-19
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com
*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup