#renungan
*BERSERULAH KEPADA YESUS*
Kamis 28 Mei 2026
_Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: `Anak Daud, kasihanilah aku!` (Mrk 10:48)_
Di pinggir jalan Yerikho, Bartimeus duduk, buta dan sendirian. Orang-orang lewat, sibuk dengan urusannya masing-masing. Saat ia mendengar kabar bahwa Yesus lewat, ia mulai berteriak, `Yesus, kasihanilah aku!` Orang-orang menegurnya, tetapi ia tidak peduli`ia tahu hanya satu suara yang benar-benar penting: suara hatinya yang memanggil Tuhan. Teriakannya didengar, dan Yesus pun berhenti, memanggilnya secara pribadi.
Mungkin kita kadang takut untuk berseru kepada Tuhan`malu, minder, atau merasa tidak layak. Namun, Bartimeus mengingatkan kita bahwa iman yang berani berseru selalu didengar. Teriakan iman kita, sekecil atau sepahit apa pun, tidak pernah sia-sia.
Marilah kita merenungkan sejenak: apakah kita berani berseru kepada Yesus tentang apa pun yang menjadi beban hati kita? Jangan biarkan `keramaian dunia` menenggelamkan suara imanmu.
Yesus, ajari aku untuk berani berseru kepadaMu, yakin bahwa Engkau selalu mendengar dan peduli. Amin.
*_Sr. M. Odilia, P.Karm_*
Kamis 28 Mei 2026
1Ptr 2:2-5.9-12 Mzm 100:2-5; Mrk 10:46-52
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com
*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup