#renungan

*MERINDUKAN ALLAH DI ATAS SEGALANYA*

Sabtu 30 Mei 2026

_Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair (Mzm 63:2)_


Dalam hidup ini, kita memiliki begitu banyak kerinduan dan harapan yang ingin kita capai. Tidak jarang, kita menganggap bahwa pemenuhan keinginan-keinginan tersebut akan membawa kebahagiaan dan kepuasan sejati. Namun, marilah kita berhenti sejenak dan bertanya pada diri sendiri: sudahkah hati kita sungguh-sungguh merindukan Allah?

Pemazmur menggambarkan kerinduannya kepada Tuhan seperti tanah yang kering dan tandus yang merindukan air. Gambaran ini menunjukkan bahwa tanpa kehadiran Allah, jiwa manusia menjadi kosong dan lelah, sekalipun dikelilingi oleh berbagai pencapaian duniawi. Kerinduan akan Allah bukan sekadar kebutuhan tambahan, melainkan kebutuhan yang paling mendasar dalam hidup orang beriman.

Oleh karena itu, marilah kita kembali menata arah hidup dengan mencari Tuhan terlebih dahulu dalam segala hal dan menumbuhkan kerinduan akan Allah setiap hari, melalui doa, pembacaan firman, dan sikap hidup yang selaras dengan kehendak-Nya. Ketika Allah menjadi pusat kerinduan kita, Dia sendiri yang akan memenuhi jiwa kita dengan sukacita, damai sejahtera, dan kekuatan yang sejati.

*_Sr. Marcelline Mary, P.Karm_*

Sabtu 30 Mei 2026
Yud 17:20-25 Mzm 63:2-6 Mrk 11:27-33

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup