PENGGARAP YANG TIDAK TAHU DIRI
Senin 01 Jun 2026Pw St. Yustinus, Martir Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia (2 Ptr 1:3a) 2Ptr 1:1-7 Mzm 91:1-2.14-16 Mrk 12:1-12 ---o---
Para penggarap kebun anggur dalam bacaan Injil hari ini sungguh tidak tahu diri. Mereka merasa berhak untuk merampas kebun anggur itu dari pemiliknya, padahal mereka bukanlah siapa-siapa. Sang pemilik kebun anggurlah yang memiliki tanah, membuat pagar, menggali lubang pemerasan anggur dan menara jaga, lalu dengan murah hati mempercayakan kebun anggur itu kepada mereka.
Allah telah memberikan kepada kita segala sesuatu yang kita butuhkan untuk memperoleh kehidupan kekal: rahmat dan karunia Roh Kudus, Kitab Suci, Sakramen, ajaran Magisterium Gereja, dan terutama pengenalan akan Allah dalam diri Yesus. Namun, jika kita menolaknya dan merasa mampu `mengolah` kebun kita dengan cara kita sendiri, kebun kita tidak akan berbuah dan akhirnya akan diberikan kepada orang lain. Seperti para penggarap tersebut, mereka ingin mendapat segalanya, tetapi justru kehilangan segalanya.
Marilah kita berusaha untuk menggarap kebun kita sesuai dengan rancangan Sang Pemilik. Gunakanlah semua sarana yang telah disediakan. Jika pada akhirnya hidup kita berbuah, jangan lupa mempersembahkan kepada Allah apa yang menjadi hak-Nya. (Fr. Paulus, CSE) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.