SOP (STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR) KEHIDUPAN
Jumat 05 Jun 2026Pw St. Bonifasius, Uskup dan Martir Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran (2 Tim 3:16) 2Tim 3:10-17 Mzm 119:157.160-161.165-166.168; Mrk 12:35-37 ---o---
Setiap orang yang mengaku bahwa ia adalah murid Kristus, mau tidak mau harus siap dengan adanya salib-salib kehidupan: masalah, penderitaan, dan bahkan mungkin penganiayaan, karena memang inilah konsekuensi kita sebagai orang-orang yang mengikuti Dia (bdk. ay. 12). Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki dasar yang kokoh dalam menghadapinya, yaitu dengan mengingat dan berpegang pada ajaran Kitab Suci yang telah kita terima dan yakini (ay. 14-15). Membaca dan merenungkan Kitab Suci dapat diibaratkan seperti membaca SOP (Standar Operasional Prosedur) bagi seorang murid Kristus, karena Kitab Suci memberikan hikmat serta berbagai manfaat yang menuntun kita pada keselamatan (ay. 16).
Dalam sebuah sharing, seorang umat yang semakin bertekun membaca Kitab Suci setelah mengikuti retret awal menyampaikan bahwa Kitab Suci menjadi salah satu bacaan wajib yang membantunya mengatasi kelemahan pribadi, yaitu sifat mudah marah. Teks Kitab Suci menjadi sumber kekuatan, penuntun, dan penghiburan yang memampukan dirinya menghadapi setiap tantangan dan permasalahan dengan rahmat iman, bukan lagi dengan emosi dan kemarahan. Sudahkah kita membaca dan merenungkan Kitab Suci sebagai tuntunan hidup kita? (Sr. M. Aloysie, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.