#renungan
*DOA YANG SEDERHANA, NAMUN SEMPURNA*
Kamis 18 Jun 2026
_Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu (Mat 6:9)_
Pada hari ini, Tuhan Yesus mengajar kita berdoa `Bapa Kami`, yaitu doa yang tulus dan dilandasi kasih serta iman kepada Bapa. Doa ini mengajarkan kita untuk memiliki sense of belonging kepada Allah.
Kata `Bapa Kami` mengajak kita merenung: sudahkah kita mengakui bahwa Allah adalah Bapa kita? Sudahkah kita menyadari bahwa kita ini adalah anakanak Allah? Jika kita adalah anak-anak Allah, sudahkah kita hidup sebagaimana seharusnya anak-anak Allah: mencintai dan memuliakan-Nya, menginginkan Allah meraja dalam hidup kita, taat pada kehendak-Nya, bersandar kepada-Nya setiap hari, bertobat, saling mengampuni, mengasihi sesama, serta hidup dalam kekudusan?
Doa `Bapa Kami` kelihatannya begitu sederhana, tetapi dahsyat. Doa ini mengajarkan kita untuk mengenal Allah, menyadarkan kita akan identitas diri kita, sekaligus menuntun kita untuk hidup dengan benar di hadapan-Nya. Menurut St. Tertulianus dan St. Thomas Aquinas, doa Bapa Kami adalah ringkasan seluruh Injil dan doa yang paling sempurna. Marilah kita berdoa Bapa Kami dengan penuh iman dan cinta kepada Allah.
*_Rm. Hieronimus a Sprito Sancto, CSE_*
Kamis 18 Jun 2026
Sir 48:1-14 Mzm 97:1-7 Mat 6:7-15
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com
*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup