#renungan
*IMAN DAN KERENDAHAN HATI*
Jumat 26 Jun 2026
_Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: `Aku mau, jadilah engkau tahir.` Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya (Mat 8:3)_
Injil hari ini mengisahkan seorang penderita kusta yang datang kepada Yesus dengan sikap yang sangat rendah hati. Pada zaman Yesus, penderita kusta sangat dipandang rendah oleh banyak orang, dikucilkan, bahkan ketika bertemu dengan orang lain, mereka harus menyatakan dirinya najis. Dengan kerendahan hati, ia datang memohon kesembuhan, namun tidak memaksa. Ia hanya berkata, `Tuhan, jika Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.` Ia menyadari dirinya najis, terbuang, dan tidak layak. Namun, ia memiliki iman bahwa Yesus sanggup menolongnya.
Dalam hidup ini, Tuhan membiarkan kita mengalami sakit, jatuh dalam dosa yang sama, menderita, kesepian, dan berbagai hal yang tidak kita inginkan. Tuhan tidak bermaksud menghukum kita, melainkan agar kita belajar datang kepada-Nya dan berkata, `Tuhan, tolonglah aku.`
Jawaban Yesus, `Aku mau,` kepada penderita kusta itu tidak hanya menyembuhkannya, tetapi juga memulihkan martabatnya sebagai manusia yang dikasihi. Kita semua diajak untuk datang kepada Yesus dengan kerendahan hati, menyerahkan segala sesuatu kepada kehendak Tuhan, serta meneladan Yesus dengan berani mengasihi orang-orang kecil dan tersingkir.
*_Sr. Victoria, P.Karm_*
Jumat 26 Jun 2026
2Raj 25:1-12 Mzm 137:1-6 Mat 8:1-4
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com
*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup