#renungan
*KEKUATAN KEPASRAHAN*
Selasa 30 Jun 2026
_Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur (Mat 8:24)_
Sebagai manusia, menghindari badai kehidupan merupakan sesuatu yang berada diluar kemampuan kita. Berbagai persoalan datang tanpa tanda-tanda, sehingga tidak dapat kita deteksi sebelumnya dan sering kali kita merasa tidak siap untuk menghadapinya.
Angin ribut yang mengamuk di danau menyebabkan perahu yang dinaiki Yesus dan para murid dihantam dan ditembus gelombang. Ketakutan para murid mengaburkan iman dan melumpuhkan keyakinan mereka bahwa Yesus hadir dan berkuasa untuk menyelamatkan serta menenangkan keadaan. Namun, hal yang menarik adalah kenyataan bahwa `Yesus tidur`.
Tidurnya Yesus melambangkan jiwa yang pasrah. Jiwa yang pasrah mampu menciptakan ketenangan dan kedamaian batin. Ketenangan dan kedamaian tersebut membangkitkan kekuatan, sekalipun berada dalam pergumulan yang berat. Yesus mengetahui bahwa badai sedang mengamuk, tetapi Ia tetap tidur dengan tenang, karena Ia hendak melatih iman para murid agar tetap percaya kepada penyelenggaran kasih-Nya.
Tuhan Yesus, saat badai kehidupan kami bergelora, bantulah kami untuk tetap tenang dan berserah di dalam Engkau. Amin.
*_Sr. Mary Tracy, P.Karm_*
Selasa 30 Jun 2026
Am 3:1-8.4:11-12 Mzm 5:5-8 Mat 8:23-27
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com
*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup