BERPUASA DALAM HIDUP SEHARI-HARI
Sabtu 04 Jul 2026Hari Sabtu Imam Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: `Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?` (Mat 9:14) Am 9:11-15 Mzm 85:9.11-14 Mat 9:14-17 ---o---
Pada zaman Yesus, orang Farisi dikenal sebagai kelompok yang taat kepada Hukum Taurat. Mereka dipandang sebagai orang-orang yang saleh karena kesetiaan mereka dalam menjalankan berbagai ketentuan hukum tersebut. Karena itu, ketika mereka melihat para murid Yesus tidak berpuasa, mereka langsung marah dan memprotes Yesus.
Pada masa sekarang, puasa sering kali dipahami hanya dari sisi makanan, misalnya makan hanya satu kali sehari atau tidak makan makanan tertentu. Dengan demikian, puasa sering dilihat hanya dari praktik lahiriah. Padahal, puasa tidak hanya berbicara tentang menahan lapar dan hawa nafsu, melainkan juga ajakan untuk merefleksikan perjalanan hidup kita masing-masing. Puasa mengajarkan kita untuk menahan diri agar tidak terjebak dalam berbagai godaan di sekitar kita, seperti hedonisme, penggunaan media sosial yang berlebihan, atau penyebaran berita hoaks.
Apakah selama ini kita sudah mampu menahan diri dari berbagai godaan di sekitar kita? Ataukah kita justru semakin larut dan menikmatinya? Marilah kita belajar bersyukur atas segala berkat yang telah kita terima hingga saat ini, sekaligus melatih diri untuk menahan diri dari berbagai godaan yang ada di sekitar kita. (L. Clarissa Arens) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.