SETIA MENGIKUTI JEJAK SANG GURU
Sabtu 11 Jul 2026Pw St. Benediktus, Abas Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya (Mat 10:24) Yes 6:1-8 Mzm 93:1-2.5 Mat 10:24-33 ---o---
Lewat ayat ini, Yesus Kristus mengingatkan kita bahwa seorang murid tidak lebih dari gurunya. Sabda ini sederhana, tetapi menyentuh hati: kalau kita mau mengikuti Yesus, kita juga dipanggil untuk berjalan di jalan yang sama dengan-Nya. Tidak selalu mudah, tidak selalu nyaman.
Sering kali kita berharap hidup beriman membawa ketenangan dan penerimaan. Namun Yesus sendiri mengalami penolakan dan penderitaan. Maka dalam iman Gereja Katolik, kita diajak untuk tetap setia, bukan hanya saat semuanya baik-baik saja, tetapi juga saat kita harus berjuang karena memilih yang benar.
Dalam hidup sehari-hari, mungkin kita pernah mencoba berlaku jujur di tengah situasi yang tidak jujur. Kita bisa saja dianggap berbeda, bahkan dijauhi. Tetapi justru di situlah kita sedang berjalan bersama Kristus. Kesetiaan itu bukan kelemahan, melainkan tanda bahwa kita sungguh murid-Nya.
Semoga hari ini kita dikuatkan untuk tetap setia, dengan hati yang sederhana, percaya bahwa setiap langkah kita`termasuk yang sulit`tidak pernah jauh dari penyertaan Tuhan. (Sr. M. Odilia, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.