#renungan

*KESEIMBANGAN ILMU DAN DOA DALAM MENGENAL ALLAH*

Rabu 15 Jul 2026

_`Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil` (Mat 11:25)_


Kita sering menyebut Bapa kita yang di Surga sebagai Bapa yang Maha Baik, Mahakuasa, Maha Rahim, dan Mahabijaksana. Oleh karena itu, banyak pengikut Kristus ingin mengenal Bapa yang Mahasegalanya itu secara lebih mendalam melalui sarana retret, rekoleksi, studi Kitab Suci, kursus teologi, serta seminar-seminar yang membangun iman.

Hari ini, Yesus mengajarkan kepada kita satu metode yang diperlukan untuk memahami kemahakuasaan Allah yang begitu besar, yaitu mencari Dia dengan tulus, dalam semangat kesederhanaan, dan kerendahan hati.

Santo Bonaventura, Uskup Albano dan Pujangga Gereja, dalam karya mistiknya yang berjudul Perjalanan Jiwa Menuju Tuhan, menekankan satu poin penting untuk memahami dan mengalami Allah yang sesungguhnya, yaitu adanya keseimbangan antara ilmu dan doa. Ia menegaskan bahwa tanpa doa dan kasih, studi intelektual tidak akan membawa seseorang pada pemahaman sejati tentang Allah.

Ya Tuhan, berilah kami rahmat kesederhanaan hati agar kami mampu mengenal dan mengalami kasih serta kebijaksanaan-Mu dalam hidup kami setiap hari. Amin.

*_Sr. M. Yovita, P.Karm_*

Rabu 15 Jul 2026
Pw St. Bonaventura, Uskup dan Pujangga Gereja
Yes 10:5-7.13-16 Mzm 94:5-10.14-15; Mat 11:25-27

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup