HATI YANG MENJADI TANAH SUBUR
Jumat 24 Jul 2026Pw Beato Yohanes Soreth, Imam Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah (Mat 13:23a) Yer 3:14-17 MT Yer 31:10-13 Mat 13:18-23 ---o---
Dalam Injil hari ini, Yesus menjelaskan bahwa firman Tuhan diumpamakan sebagai benih yang ditaburkan di berbagai jenis tanah. Tanah diibaratkan sebagai hati manusia dengan kondisi yang berbeda-beda. Ada hati yang keras seperti tanah di jalanan, sehingga firman tidak dipahami dan mudah hilang. Ada hati yang dangkal seperti tanah berbatu, sehingga iman tidak bertahan saat cobaan datang. Ada pula hati yang penuh kekhawatiran menghadapi godaan dunia seperti yang ditaburkan di tengah semak duri, sehingga firman terhimpit dan tidak berbuah. Namun, ada pula hati yang terbuka dan siap menerima firman, sungguh memahami, dan menghasilkan buah dalam hidupnya.
Melalui sabda ini, kita diajak untuk memeriksa diri, apakah hati kita sudah siap menjadi tempat bertumbuhnya firman Tuhan? Dengan kerendahan hati, kesediaan mendengarkan, dan ketekunan hidup dalam iman, kita dapat menjadi tanah subur yang menghasilkan buah kebaikan, kasih, dan pengharapan bagi sesama. (Bintang) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.