#renungan
*KASIH YANG BERASAL DARI ALLAH*
Rabu 29 Jul 2026
_Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita (1 Yoh 4:10a)_
Banyak situasi di dunia saat ini bertolak belakang dengan kasih: peperangan, kekerasan, kebencian, dan saling menghancurkan. Bahkan, membalas kejahatan dengan kejahatan sering dianggap hal yang wajar. Dalam keadaan seperti ini, muncul pertanyaan: apakah kasih itu masih ada?
Sabda Tuhan hari ini menegaskan bahwa kasih tidak berasal dari kita, melainkan dari Allah sendiri. Kasih Allah berbeda dari kasih dunia. Ia menerima kita apa adanya, tidak menunggu kita menjadi sempurna terlebih dahulu. Ia tidak membalas kejahatan, melainkan mengampuni, dan kasih-Nya nyata melalui pengorbanan-Nya di salib.
Peperangan yang terjadi di dunia sebenarnya mencerminkan `peperangan` dalam hati manusia: iri hati, egoisme, dan keinginan untuk menang sendiri. Karena itu, perubahan sejati harus dimulai dari dalam hati.
Ketika kita membiarkan kasih Allah tinggal dalam diri, kita dimampukan untuk mengampuni, bersabar, dan tidak mudah membenci. Mungkin kita tidak dapat menghentikan peperangan di dunia, tetapi kita dapat menghadirkan damai melalui hati yang dipenuhi kasih Tuhan.
Semoga melalui hidup kita, kasih Allah semakin nyata dan menjadi sumber damai bagi sesama.
*_Sr. Genevie Marie, P.Karm_*
Rabu 29 Jul 2026
Pw St. Marta, Maria dan Lazarus
1 Yoh 4:7-16 Mzm 34:2-11 Yoh 11:19-27 atau Luk 10:38-42
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com
*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup