BELAS KASIH UNTUK PARA PENGIKUT TUHAN YESUS
Minggu 02 Agu 2026Hari Minggu Biasa XVIII Jawab mereka: `Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan.` Yesus berkata: `Bawalah ke mari kepada-Ku.` (Mat 14:17-18) Yes 55:1-3 Mzm 145:8-9.15-18 Rm 8:35.37-39; Mat 14:13-21 ---o---
Lima roti dan dua ikan sekilas tidak berarti apaapa. Apalagi bagi orang banyak yang jumlahnya lebih dari lima ribu orang. Namun, bagi Yesus, yang sedikit itu cukup untuk bisa memberi makan orang sebanyak itu. Yesus membuat mujizat perbanyakan roti. Sehingga dari lima roti itu, ribuan orang bisa makan sampai kenyang. Bahkan ada sisa potongan-potongan roti sebanyak dua belas bakul penuh.
Kisah mujizat dalam Injil hari ini mendorong kita untuk menyerahkan keterbatasan kita di hadapan Tuhan Yesus. Tuhan memiliki kuasa untuk mengubahnya menjadi kelimpahan. Keterbatasan ini bisa saja keterbatasan hidup jasmani seperti makanan dalam Injil, tetapi juga dalam keterbatasan dalam bidang hidup rohani, seperti kesulitan dalam bertobat dan berdoa. Tuhan melakukan mujizat supaya hidup kita berkecukupan.
Bila para murid Yesus dalam Injil meminta orang banyak untuk pulang supaya bisa membeli makanan di desa-desa, Yesus menunjukkan belas kasihan-Nya dengan memberi orang banyak yang telah mengikutiNya itu makan. Maka, kita bisa percaya bahwa kita yang mengikuti Yesus, tidak akan dibiarkan hidup dalam kekurangan. Tuhan Yesus akan mencukupi kita dengan apa yang kita butuhkan dalam mengikuti-Nya. (Rm. Klimakus de Jesu, CSE) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.