YUK, MEMBANGUN RELASI DENGAN ALLAH
Jumat 07 Agu 2026Pesta St. Albertus dari Trapani, Imam Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? (Mat 16:26) Nah 1:15;2:2;3:1-3.6-7 MT Ul 32:35-36.39.41 ; Mat 16:24-28 ---o---
Sebagai manusia, kita sering memiliki keinginan untuk mengejar hal-hal yang dapat memuaskan, menyenangkan, dan membahagiakan diri. Misalnya, mengejar kepopuleran, kekayaan, dan kenikmatan hidup. Ambisi pribadi mendorong kita untuk dikenal dan dipuji oleh banyak orang. Karena itu, kita berusaha melakukan berbagai cara demi memperoleh apa yang diinginkan, bahkan tidak jarang dengan mengesampingkan Tuhan. Akibatnya, perhatian kita tidak lagi terarah untuk mencintai-Nya.
Injil hari ini mengingatkan kita sebagai umat beriman untuk tidak salah dalam mengejar cita-cita yang ingin digapai. Namun, yang perlu kita waspadai adalah ketika semua itu justru menjauhkan relasi kita dengan Tuhan. Kekayaan dan kepopuleran dapat menjadi penghalang apabila kita menjadikannya sebagai tujuan utama hidup.
Selama hidup di dunia, Tuhan tidak melihat seberapa banyak harta yang kita miliki. Ia memandang hati kita dan bagaimana kita menjalin relasi dengan-Nya. Melalui Sabda-Nya, Tuhan mengajak kita untuk mengejar hal-hal yang mengantar pada keselamatan, sehingga hubungan kita dengan-Nya semakin erat. Marilah kita membangun relasi yang semakin dekat dengan Tuhan, dengan menempatkan Dia sebagai pusat hidup kita. (Fr. Frederick de Jesu, CSE) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.