BERBUAT BAIK UNTUK SESAMA
Senin 17 Agu 2026Hari Raya Kemerdekaan Republik Indonesia Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh. (1 Ptr 2:15) Sir 10:1-8 Mzm 101:1-3.6-7 1Ptr 2:13-17; Mat 22:15-21 ---o---
Sebagai pengikut Kristus, kita dituntut untuk senantiasa berbuat kasih, bahkan berbuat kasih yang lebih. Ketika orang menampar pipi kiri kita, maka berikan juga pipi kanan; ketika orang meminta kita berjalan satu mil, maka berjalanlah bersamanya dua mil; ketika seseorang meminta baju, berikanlah juga mantolmu. Yang paling utama, perlakukanlah orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. Yesus tidak hanya memberikan nasihat-nasihat ini, tetapi juga melakukannya, bahkan sampai mati di kayu salib yang hina. Ia menghendaki kita meneladan diri-Nya yang selalu mengutamakan hukum kasih dalam setiap perbuatan dan pelayanan-Nya.
Terkadang kita berpikir, untuk apa berbuat baik, apalagi jika perbuatan baik yang kita lakukan justru menyusahkan diri kita, atau orang yang menerima kebaikan itu malah membalas dengan kejahatan. Di sinilah kekristenan kita diuji. Santo Petrus menasihati kita untuk tetap berbuat baik, bahkan kepada mereka yang berbuat jahat kepada kita. Dengan demikian, kita menunjukkan iman kita sekaligus memberikan kepada Allah apa yang menjadi hak-Nya, karena kita telah lebih dahulu menerima kebaikan dari Allah. (Sr. M. Valentina, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.