PERJUMPAAN YANG MENGUBAH KERAGUAN MENJADI IMAN
Senin 24 Agu 2026Pesta St. Bartolomeus, Rasul Kata Natanael kepadanya: `Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?` Kata Filipus kepadanya: `Mari dan lihatlah!` (Yoh 1:46-47a) Why 21:9-14 Mzm 145:10-13.17-18 Yoh 1:45-51 ---o---
Pada Pesta Santo Bartolomeus (Natanael) ini, kita diajak untuk merenungkan perjalanan seorang murid yang sederhana, tetapi mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus yang mengubah seluruh hidupnya.
Natanael memulai dengan keraguan: `Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?` Namun, Filipus tidak berdebat atau memaksakan penjelasan. Ia hanya mengundang dengan sederhana: `Mari dan lihatlah.` Dari sini kita belajar bahwa iman tidak selalu harus dimulai dengan pengetahuan yang lengkap atau jawaban yang sempurna, melainkan dengan keberanian untuk datang dan mengalami sendiri perjumpaan dengan Kristus.
Ketika Natanael datang, ia justru mendapati bahwa Yesus telah lebih dahulu mengenalnya. Yesus melihat jauh ke dalam hati, melampaui apa yang tampak di luar. Ia tidak menolak keraguan Natanael, melainkan menyambutnya dengan kasih dan mengarahkannya kepada iman yang lebih dalam.
Pengalaman Natanael ini mengingatkan kita bahwa perjalanan iman tidak selalu dimulai dari keyakinan yang sempurna. Iman dimulai dari hati yang jujur, yang berani datang apa adanya di hadapan Tuhan. Yesus tidak mencari kesempurnaan sejak awal, melainkan kejujuran hati yang terbuka untuk dibentuk oleh kasih-Nya. (Endang) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.