BAHAGIA MENURUT INJIL
Rabu 09 Sep 2026Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah (Luk 6:20b) 1Kor 7:25-31 Mzm 45:11-12.14-17 Luk 6:20-26 ---o---
Bahagia dan celaka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidup manusia. Namun, Injil hari ini mengajak kita merenungkan makna kebahagiaan dari sudut pandang yang berbeda dari cara dunia memandangnya. Apa yang sering dianggap sebagai kemalangan justru disebut Tuhan sebagai kebahagiaan, sedangkan hal yang dibanggakan manusia malah dapat menjauhkan manusia dari keselamatan.
Tidak mudah menerima sabda bahagia yang diajarkan Tuhan. Ketika keluarga mengalami kekurangan, ketika kita harus menanggung kerugian, menghadapi penderitaan, kegagalan, atau berbagai pencobaan hidup, sering kali muncul perasaan bahwa Tuhan meninggalkan kita. Hati menjadi lemah, harapan memudar, dan iman mulai goyah.
Namun, melalui Sabda-Nya hari ini, Tuhan mengingatkan bahwa dalam setiap pergumulan hidup, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Ia hadir, menyertai, menguatkan, dan memberkati kita, bahkan di tengah jerih payah dan pencobaan yang harus kita jalani. Karena itu, marilah kita belajar untuk tetap percaya kepada Tuhan dalam segala keadaan.
Ya Tuhan, tolonglah kami agar tetap setia mengikuti Engkau dalam seluruh kehidupan kami. (Sr. M. Carmeline P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.