#renungan

*BERTUMBUH DALAM KEHIDUPAN BARU*

Sabtu 19 Sep 2026

_Apa yang engkau sendiri taburkan, tidak akan tumbuh dan hidup, kalau ia tidak mati dahulu (1Kor 15:36b)_


Kehidupan lama sering kali membuat hati kita lelah. Kita mudah terikat pada hal-hal duniawi yang sementara, padahal Tuhan memanggil kita untuk hidup dalam pembaruan. Dalam bacaan hari ini, Santo Paulus mengingatkan bahwa seperti benih yang harus ditaburkan terlebih dahulu sebelum bertumbuh, demikian pula hidup manusia perlu mengalami perubahan agar memperoleh kehidupan baru di dalam Tuhan.

Manusia lama dengan segala kelemahan, dosa, dan keinginannya yang duniawi perlu ditinggalkan agar kita dapat bertumbuh menjadi manusia baru. Paulus mengatakan bahwa apa yang ditaburkan dalam kebinasaan akan dibangkitkan dalam ketidakbinasaan. Artinya, Tuhan sanggup mengubah hidup kita yang rapuh menjadi hidup yang penuh harapan dan kekuatan di dalam-Nya.

Perubahan itu memang tidak selalu mudah. Mengikuti Tuhan bukan berarti hidup tanpa kesulitan. Namun, bersama Tuhan kita memiliki pengharapan bahwa setiap proses yang kita jalani tidak akan sia-sia. Tuhan sedang membentuk dan memperbarui hidup kita sedikit demi sedikit agar semakin serupa dengan kehendak-Nya.

Karena itu, marilah kita berani meninggalkan manusia lama dan membuka hati bagi karya Tuhan. Hanya di dalam Dia kita dapat bertumbuh, berbuah, dan mengalami hidup yang sungguh baru.

*_Fr. Fabian Maria, CSE_*

Sabtu 19 Sep 2026
1Kor 15: 35-37.42-49 Mzm 56 :10-14 Luk 8:4-15

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup