KASIH YANG NYATA DALAM TINDAKAN
Senin 05 Okt 2026Kata Yesus kepadanya: `Pergilah, dan perbuatlah demikian!` (Luk 10:37b) Gal 1:6-12 Mzm 111:1-2.7-10 Luk 10:25-37 ---o---
Dalam Injil Lukas 10:25-37, melalui kisah orang Samaria yang baik hati, Yesus menegaskan bahwa kasih kepada sesama tidak cukup hanya diungkapkan dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Kasih sejati tidak dibatasi oleh perbedaan suku, status sosial, atau kelompok tertentu, melainkan lahir dari hati yang penuh belas kasih dan kepedulian.
Orang Samaria dalam kisah tersebut menjadi teladan karena ia dengan rela menolong, memperhatikan, dan berkorban bagi sesama yang sedang menderita. Sikap ini selaras dengan perintah Yesus dalam Yohanes 13:34, agar kita saling mengasihi seperti Kristus telah mengasihi kita. Kasih Kristus sendiri mendorong kita untuk semakin peka terhadap kebutuhan orang lain, baik secara fisik maupun batin.
Selain itu, Matius 25:40 mengingatkan bahwa setiap perbuatan baik kepada sesama pada dasarnya juga dilakukan kepada Tuhan sendiri. Karena itu, iman tidak boleh berhenti pada pengakuan, tetapi harus tampak dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kasih menjadi bukti hidup dari iman yang kita percayai. (Fr. James de Deo, CSE) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.