HATI YANG BEBAS DARI KESERAKAHAN
Senin 19 Okt 2026`Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu` (Luk 12:15) Ef 2:1-10; Mzm 100:2-5; Luk 12:13-21 ---o---
Dalam Injil ini, Yesus mengingatkan bahwa hati manusia dapat perlahan dipenuhi oleh keinginan untuk memiliki dan menguasai. Keserakahan sering kali tidak muncul dalam bentuk yang besar dan jelas, tetapi tumbuh secara diam-diam di dalam hati: keti-ka seseorang mulai merasa tidak pernah cukup, terlalu melekat pada apa yang dimiliki, atau menaruh rasa aman pada hal-hal yang fana.
Tanpa disadari, hati dapat menjadi sibuk mengumpul-kan banyak hal untuk diri sendiri, tetapi justru semakin jauh dari Tuhan dan semakin kurang peka terhadap sesama. Apa yang tampak berkelimpahan di luar tidak selalu menjamin kedamaian batin di dalam diri. Sebab hidup manusia tidak bergantung pada banyaknya harta, melainkan pada hati yang tetap tinggal di dalam Tuhan.
Tuhan, ajarlah kami untuk hidup dengan hati yang bebas, agar kami mampu mempersembahkan kepada-Mu kasih yang sungguh kami hidupi setiap hari. (Sr. Miryam Leoni, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.