BELAJAR MENJADI RENDAH HATI
Jumat 23 Okt 2026Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu (Ef 4:2) Ef 4:1-6; Mzm 24:1-6; Luk 12:54-59 ---o---
Paulus kembali berdoa dan mengingatkan jemaat di Efesus agar menyadari dasar hidup mereka, yaitu teladan yang telah ditunjukkan oleh Yesus sendiri. Di tengah dunia saat ini, banyak orang berlomba mengejar kehormatan, kekuasaan, dan pengakuan. Tid-ak jarang, demi mencapai hal tersebut, mereka menga-baikan bahkan merendahkan orang lain, terutama mere-ka yang kecil, miskin, dan tersisihkan.
Melalui nasihatnya, Paulus mengajak kita untuk hidup dalam kerendahan hati. Kerendahan hati itu tampak da-lam kesabaran, kelemahlembutan, dan kasih yang tulus kepada sesama, serta kepada Tuhan, Sang Sumber Kasih. Memang, menjadi pribadi yang rendah hati bukan-lah hal yang mudah. Namun, semuanya berawal dari kemauan hati kita untuk terus belajar dan bertumbuh.
Karena itu, jika selama ini kita masih dikuasai oleh keegoisan, marilah kita membangun komitmen yang ba-ru. Marilah kita terus berjuang untuk menjadi pribadi yang sabar, mampu mengasihi sesama dengan tulus, dan semakin mengasihi Yesus, Sang Sumber Kasih. Dengan demikian, hidup kita semakin berkenan dan in-dah di hadapan Tuhan. Marilah kita memohon rahmat Tuhan agar kita senantiasa dibentuk menjadi pribadi yang rendah hati dan penuh kasih. (Sr. Callista, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.