#renungan
*MENGALAHKAN KETAKUTAN DENGAN IMAN*
Kamis 29 Okt 2026
_Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalanan-Ku, sebab tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem (Luk 13:33)_
Dalam Injil hari ini, beberapa orang Farisi datang kepada Yesus dan memperingatkan bahwa Herodes hendak membunuh-Nya. Namun, an-caman itu tidak membuat Yesus mundur atau berhenti dari perutusan-Nya. Ia tetap melanjutkan perjalanan-Nya menuju Yerusalem untuk melaksanakan kehendak Bapa.
Sikap Yesus ini menjadi cermin bagi kita. Dalam hidup, kita juga sering berhadapan dengan ketakutan, tekanan, dan ancaman dalam berbagai bentuk. Ada kalanya kita tergoda untuk menyerah, menghindar, atau kehilangan semangat ketika situasi terasa sulit. Namun, Yesus menunjukkan bahwa kasih dan ketaatan kepada Bapa lebih kuat daripada rasa takut. Ia tetap teguh kare-na Ia berpegang pada tujuan-Nya, yakni menyelamatkan manusia. Sabda-Nya pun mengingatkan kita: `Janganlah takut terhadap mereka yang membunuh tubuh, tetapi tidak berkuasa membunuh jiwa` (bdk. Mat 10:28).
Karena itu, kita dipanggil untuk tidak membiarkan ketakutan menguasai hidup kita. Dengan iman yang teguh kepada Tuhan, kita diajak untuk tetap setia men-jalankan kehendak-Nya, meskipun harus menghadapi tantangan dan kesulitan. Sudahkah saya membiarkan iman mengalahkan ketakutan dalam menjalani kehendak Tuhan setiap hari?
*_Sr. Marie Louise, P.Karm_*
Kamis 29 Okt 2026
Ef 6:10-20; Mzm 144:1-2.9-10; Luk 13:31-35
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com
*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup