ALLAH YANG PENUH KASIH
Jumat 30 Okt 2026Lalu Ia memegang tangan orang sakit itu dan menyembuhkannya dan menyuruhnya pergi (Luk 14:4b) Flp 1:1-11; Mzm 111:1-6; Luk 14:1-6 ---o---
Yesus menyembuhkan orang sakit pada hari Sa-bat. Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi orang-orang Farisi yang sangat taat pada aturan, tetapi kurang memiliki kepekaan hati nurani dan kemanusiaan. Melalui tindakan-Nya, Yesus ingin mene-gaskan bahwa di atas hukum terdapat kasih, terutama dalam menolong mereka yang sakit dan menderita.
Sebagai anak-anak Allah, kita diajak untuk selalu hidup dalam semangat belas kasih. Di sekitar kita masih banyak orang yang kurang beruntung dalam hal ekonomi, pendidikan, kesempatan kerja, maupun akses informasi. Mereka adalah saudara-saudari kita yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.
Karena itu, sudah sepantasnya kita sebagai orang Katolik bersikap murah hati, peduli, dan rela berbagi. Setiap hari Tuhan melimpahkan berkat kepada kita, dan setiap hari pula kita diutus untuk membagikan berkat itu kepada sesama tanpa membeda-bedakan. (Sr. Mary Ann, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.