#renungan
*MENELADAN KERENDAHAN HATI YESUS*
Selasa 03 Nov 2026
_Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib (Flp 2:8)_
Yesus Kristus adalah teladan kerendahan hati yang sempurna. Sebagai Putra Allah, Ia memiliki kemuliaan ilahi, tetapi Ia rela mengosongkan diri-Nya dan mengambil rupa seorang hamba. Ia datang ke dunia bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberikan hidup-Nya bagi keselamatan manusia. Kerendahan hati Yesus tampak dalam ketaatan-Nya kepada kehendak Bapa. Ia tidak mencari kehendak-Nya sendiri, melainkan dengan penuh kasih menerima rencana Allah, bahkan ketika jalan yang harus ditempuh adalah penderitaan dan salib. Di taman Getsemani, Yesus menunjukkan penyerahan diri yang sempurna dengan berkata, `Bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi` (Bdk. Mat 26:39). Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk meneladani sikap-Nya. Kerendahan hati bukan berarti merendahkan diri atau merasa tidak berharga, melain-kan menyadari bahwa segala sesuatu adalah anugerah Allah dan bersedia menjalankan kehendak-Nya. Kita dapat menunjukkan kerendahan hati melalui ketaatan, pelayanan kepada sesama, kesediaan mengampuni, dan rasa syukur dalam setiap keadaan.
*_Sr. M. Yoanita, P.Karm_*
Selasa 03 Nov 2026
Flp 2:5 -11; Mzm 22:26 -32; Luk 14:15 - 24
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com
*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/L5LwkJsLw1YH6UfZTF3L8C
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup