SETIAP JIWA BERHARGA DI HADAPAN ALLAH
Kamis 05 Nov 2026Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia (Luk 15:1) Flp 3:3-8a; Mzm 105:2-7; Luk 15:1-10 ---o---
Injil hari ini diawali dengan kisah para pemungut cukai dan orang-orang berdosa yang datang kepada Yesus untuk mendengarkan pewartaan-Nya. Kehadiran mereka membuat orang Farisi dan ahli Taurat bersungut-sungut. Menanggapi hal itu, Yesus menyampaikan perumpamaan tentang gembala yang mencari seekor domba yang hilang. Perumpamaan ini menunjukkan besarnya kasih Allah kepada setiap orang. Bagi Tuhan, tidak seorang pun dianggap tidak berharga. Seperti gembala yang mencari dombanya sampai ditemukan, demikian pula Yesus tidak pernah berhenti mencari orang yang tersesat. Keti-ka yang hilang ditemukan kembali, terjadilah sukacita besar, bukan hanya di bumi, tetapi juga di surga. Kita pun sering kali tersesat karena dosa, kelemahan, dan kerapuhan. Namun, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Ia selalu membuka jalan agar kita kembali kepada-Nya. Karena itu, marilah kita datang kepada Yesus dengan hati yang terbuka dan penuh pertobatan. Sebab, setiap orang yang kembali kepada Tuhan membawa sukacita di hadapan para malaikat Allah. (Sr. Edith Stein, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.