HATI YANG MENJADI RUMAH TUHAN
Senin 09 Nov 2026Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri (Yoh 2:21) Yeh 47:1-2.8-9.12 atau 1Kor 3:9b -11.16 -17; Mzm 46:2-3.5-6.8-9 .`Yoh 2:13-22 ---o---
Tindakan Yesus mengingatkan kita bahwa gereja bukan sekadar bangunan, melainkan tempat manusia berjumpa dengan Tuhan, berdoa, dan bertumbuh dalam iman. Namun, sebagai pengikut Kristus, kita juga dipanggil untuk menjadi bait Allah yang hidup, sebab Roh Allah tinggal dalam diri kita. Karena itu, yang perlu kita perhatikan bukan hanya keadaan gereja tempat kita beribadah, tetapi juga keadaan hati kita. Sering kali hati kita dipenuhi ke sombongan, iri hati, kebencian, dan berbagai keterikatan yang menjauhkan kita dari Tuhan. Injil hari ini mengajak kita membiarkan Kristus membersihkan hati kita melalui doa, pertobatan, pengampunan, dan kasih. Pesta Pemberkatan Basilika Lateran mengingatkan kita bahwa Gereja bukan hanya bangunan, melainkan umat Allah yang dipersatukan dalam Kristus. Marilah kita menjadikan hidup kita sebagai tempat hadirnya kasih dan damai Tuhan, sehingga melalui perkataan, sikap, dan perbuatan kita, orang lain dapat merasakan kehadiran Kristus.
Tuhan Yesus, sucikanlah hati kami agar menjadi tempat yang layak bagi-Mu dan jadikanlah hidup kami tanda kasih-Mu bagi sesama. Amin. (Sr. M. Odilia, P.Karm) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.